Jumat, 22 Desember 2017

Cloud Computing

         
 CLOUD COMPUTING

            Komputasi awan (cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan")  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."

Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.

Dari penjelasan tentang cloud computing diatas, ada banyak manfaat yang bisa kita ambil dari cloud computing, yaitu :
Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
Aksesibilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
Keamanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak.



Metoda atau Cara Kerja Komputasi Awan
Berikut merupakan cara kerja penyimpanan data dan replikasi data pada pemanfaatan teknologi cloud computing. Dengan Cloud Computing komputer lokal tidak lagi harus menjalankan pekerjaan komputasi berat untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, tidak perlu menginstal sebuah paket perangkat lunak untuk setiap komputer, kita hanya melakukan installasi operating system pada satu aplikasi. Jaringan komputer yang membentuk awan (internet) menangani mereka sebagai gantinya. Server ini yang akan menjalankan semuanya aplikasi mulai dari e-mail, pengolah kata, sampai program analisis data yang kompleks. Ketika pengguna mengakses awan (internet) untuk sebuah website populer, banyak hal yang bisa terjadi. Pengguna Internet Protokol (IP) misalnya dapat digunakan untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation). Domain Name System (DNS) jasa kemudian dapat mengarahkan pengguna ke sebuah cluster server yang dekat dengan pengguna sehingga situs bisa diakses dengan cepat dan dalam bahasa lokal mereka. Pengguna tidak login ke server, tetapi mereka login ke layanan mereka menggunakan id sesi atau cookie yang telah didapatkan yang disimpan dalam browser mereka. Apa yang user lihat pada browser biasanya datang dari web server. Webservers menjalankan perangkat lunak dan menyajikan pengguna dengan cara interface yang digunakan untuk mengumpulkan perintah atau instruksi dari pengguna (klik, mengetik, upload dan lain-lain) Perintah-perintah ini kemudian diinterpretasikan oleh webservers atau diproses oleh server aplikasi. Informasi kemudian disimpan pada atau diambil dari database server atau file server dan pengguna kemudian disajikan dengan halaman yang telah diperbarui. Data di beberapa server disinkronisasikan di seluruh dunia untuk akses global cepat dan juga untuk mencegah kehilangan data.

Web service telah memberikan mekanisme umum untuk pengiriman layanan, hal ini membuat service-oriented architecture (SOA) ideal untuk diterapkan. Tujuan dari SOA adalah untuk mengatasi persyaratan yang bebas digabungkan, berbasis standar, dan protocol-independent distributed computing. Dalam SOA, sumber daya perangkat lunak yang dikemas sebagai "layanan," yang terdefinisi dengan baik, modul mandiri yang menyediakan fungsionalitas bisnis standar dan konteks jasa lainnya. Kematangan web service telah memungkinkan penciptaan layanan yang kuat yang dapat diakses berdasarkan permintaan, dengan cara yang seragam.
Implementasi Komputasi Awan
Ada tiga poin utama yang diperlukan dalam implementasi cloud computing, yaitu :
Computer front end
Biasanya merupakan computer desktop biasa.
Computer back end
Computer back end dalam skala besar biasanya berupa server computer yang dilengkapi dengan data center dalam rak-rak besar. Pada umumnya computer back end harus mempunyai kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hinggga ribuan permintaan data.
Penghubung antara keduanya
Penghubung keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet.
Implementasi Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment)
Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat. Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Contoh pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi. Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan e-goverment, karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi informasi.


 


INTERNET OF THINGS

Definisi Internet of Things (IoT)

Things artinya segala, artinya apapun yang terhubung ke internet termasuk dalam definisi internet of things (IoT). Artinya semua barang fisik yang dapat di-monitor dan dikendalikan dari jarak jauh menggunakan internet adalah IoT. Konsep IoT ini akan sangat mendorong perkembangan big data dan penggunaan data center di Indonesia.

Konsep dan Cara Kerja Internet of Things

Konsep IoT ini sebetulnya cukup sederhana dengan cara kerja mengacu pada 3 elemen utama pada arsitektur IoT, yakni: Barang Fisik yang dilengkapi modul IoT, Perangkat Koneksi ke Internet seperti Modem dan Router Wirless Speedy seperti di rumah anda, dan Cloud Data Center tempat untuk menyimpan aplikasi beserta data base.

Seluruh penggunaan barang yang terhubung ke internet akan menyimpan data, data tersebut terkumpul sebagai ‘big data’ yang kemudian dapat di olah untuk di analisa baik oleh pemerintah, perusahaan, maupun negara asing untuk kemudian di manfaatkan bagi kepentingan masing-masing. Disinilah peran penting pemerintah Republik Indonesia dalam menjaga ketahanan negara dari sisi sistem informasi.

Fungsi Internet of Things

Dengan prinsip tujuan utama dari IoT sebagai sarana yang memudahkan untuk pengawasan dan pengendalian barang fisik maka konsep IoT ini sangat memungkinkan untuk digunakan hampir pada seluruh kegiatan sehari-hari, mulai dari penggunaan perorangan, perkantoran, rumah sakit, pariwisat, industri, transportasi, konserverasi hewan, pertanian dan peternakan, sampai ke pemerintahan.
Dalam tujuan tersebut, IoT memiliki peran penting dalam pengendalian pemakaian listrik, sehingga pemakaian listrik dapat lebih hemat sesuai kebutuhan mulai dari tingkat pemakaian pribadi sampai ke industri. Tentunya selain untuk tujuan penghematan IoT juga dapat dipakai sebagai sarana kemajuan usaha, dengan sistem monitoring maka kebutuhan usaha dapat lebih terukur.
IoT juga sangat berguna dalam otomatisasi seluruh perangkat yang terhubung ke internet dimana konfigurasi otomatisasi tersebut dapat di sesuaikan dengan mudah tanpa harus datang ke lokasi perangkat tersebut. Baik untuk alasan keamanan untuk wilayah yang tidak mungkin dimasuki manusia, maupun untuk alasan jangkauan terhadap perangkat yang akan di kendalikan tersebut.

Manfaat Internet of Things

Berikut beberapa manfaat teknologi IoT untuk berbagai sektor.

Monitoring Lingkungan
IoT dapat berguna untuk “melihat” kondisi air secara real-time di waduk, irigasi bagi para petani untuk informasi debit air masih banyak atau tinggal sedikit, di laut sebagai mitigasi bencana ke para pelaut dan nelayan. Sehingga memudahkan para pelaku sektor real dalam mempertimbangkan kebutuhan mereka secara lebih tepat.
Kebakaran hutan juga dapat di cegah dengan sistem pencegahan kebakaran yang ter-integrasi, dengan data laporan titik panas dari satelit yang terhubung langsung ke sistem penyemprotan air di titik lokasi kebakaran maka dapat lebih memungkinkan api di padamkan lebih cepat.
Perusahaan Air Minum juga dapat mengukur tingkat kualitas air yang akan di salurkan ke pelanggan sehingga dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan dapat mengukur kebutuhan kimia penjernih air.

Pengelolaan Infrastruktur
Seperti kereta api, ‘IoT’ ini dapat dipakai untuk mendeteksi kondisi jalur kereta aman di lintasi atau tidak, sehingga dapat membuka tutup palang pintu kereta secara otomatis tanpa harus khawatir penjaga kereta sedang terlelap tidur.
Demikian untuk lalu lintas jalanan, sistem pengalihan kemacetan dapat di mungkinkan. Artinya jika suatu jalan sedang macet, maka pengguna jalan yang dengan tujuan ke arah jalanan yang macet itu dapat di alihkan secara otomatis dengan sistem rambu otomatis, misal jika jalan arteri macet sedangkan jalan tol dalam kota kosong maka satu jalur di jalan tol dapat di gunakan secara gratis untuk pengendara jalan umum.

Untuk di pelabuhan, IoT dapat digunakan untuk manifest ribuan barang dalam satu kapal atau container, sehingga data manifest dapat lebih cepat tersedia. Dan sangat memungkin untuk sistem monitoring pelabuhan yang berguna baik untuk operator pelabuhan maupun untuk pengguna.

Sensor Peralatan
Kebanyakan biaya konsumsi peralatan di pertambangan di ukur berdasar kapasitas dan pengalaman saja, dengan IoT perusahaan tambang dapat mengukur peralatan mana yang BBM nya sudah mau habis, berapa stok BBM di site, peralatan mana yang olinya harus di ganti, dan lain sebagainya sehingga dapat terukur secara cepat dan tepat. Hal ini sangat memungkinkan karena modul IoT dapat memberikan informasi langsung dari mesin atau peralatan di tambang.Demikian untuk di perkapalan, di pabrik industri dan juga tentunya di infrastruktur IT perkantoran modern. Tentunya teknologi ‘IoT’ sangat bermanfaat dalam mengawasi peralatan yang digunakan untuk operasional perusahaan agar kebutuhan-kebutuhan terhadap perangkat tersebut dapat lebih terukur dan optimal.

Bidang Kesehatan
Kini peralatan kedokteran lebih dapat di hubungkan dengan internet sehingga lebih mudah dalam pengawasan, para dokter secara khusus dapat memantau kondisi pasien tanpa harus melakukan kunjungan ke kamar pasien tersebut. Sehingga biaya kunjungan dokter ke pasien dapat berkurang, bayangkan jika anda di rawat di rumah sakit dan tiap hari di kunjungi dokter hanya diberikan senyum atau di tempelkan tangannya ke jidat anda maka anda harus bayar Rp. 200.000 setiap ‘tindakan medis’ tersebut, tentunya hal tersebut sudah tidak diperlukan lagi jika rumah sakit diwajibkan melakukan sistem pengawasan pasien terpusat, cukup data pasien yang dapat mengarah kritis saja yang secara real-time dapat terus terpantau oleh para dokter bahkan saat mereka main golf sekalipun, sehingga tanggung jawab moril para dokter juga dapat di tingkatkan. Ini selaras dengan revolusi mental.

Otomasi Gedung dan Perumahan
Internet of Things yang merambah pada pengguna elektorik rumahan dapat memudahkan orang untuk berbagai hal. Misal untuk yang paling boros listrik seperti AC split, jika anda lupa mematikannya maka biaya listrik berjalan terus bagaikan air terjun.. dengan aplikasi home management maka anda dapat mematikan AC dan lampu di rumah anda atau menyalakannya kembali sebelum anda tiba di rumah.

Gedung perkantoran dapat lebih mengoptimalkan seluruh fasilitas yang ada, baik untuk penghematan listrik maupun untuk pengendalian gedung terintegrasi. Sebagai contoh, gedung dengan multi tenant dapat lebih meningkatkan keamanannya dengan sistem sidik jari untuk tamu, para tamu untuk kantor tertentu wajib memberikan sidik jarinya ke aplikasi undangan data ke kantor, sehingga ketika tamu kantor tersebut datang maka cukup tempelkan sidik jari maka mulai dari pintu gerbang gedung sampai lift mana yang akan di pakai sudah tersedia secara khusus.


Jumat, 17 November 2017

PERBANDINGAN: BUDAYA JERMAN VS BUDAYA INDONESIA

Saat ini Indonesia dihadapkan pada tantangan global berupa persaingan dalam segala bidang terutama ekonomi & perdagangan. Ada sejumlah pra-syarat yang mesti dipenuhi oleh bangsa ini untuk mampu bersaing di tingkat global, antara lain budaya unggul. Sementara, budaya unggul yang dimiliki bangsa Indonesia masih jauh dibandingkan budaya unggul bangsa lain, misalnya Jerman. Jerman (bangsa yg mampu bangkit dari keterpurukan pada PD II dan tumbuh menjadi bangsa yang kuat dan maju , bahkan menjadi lokomotif Uni Eropa). Jerman dengan nenek moyangnya bangsa Aria/Indo German. Secara historis Bangsa Aria juga bermigrasi ke India (yg juga memiliki budaya unggul). Sebagian wilayah Indonesia dan masyarakatnya dahulu banyak mendapatkan pengaruh yg sangat kuat dari kebudayaan Hindhu-Budha (dari India). Sebutan Aria/Arya sebenarnya tidak asing bagi nenek moyang bangsa Indonesia, bahkan banyak dipakai sebagai nama, misalnya: Arya Wiraraja, Arya Penangsang, Arya Damar, dll.

Budaya Unggul Jerman vs. Indonesia

1.Jujur

Banyak contoh budaya jujur bangsa Jerman dlm kehidupan sehari-hari: Membayar / membeli tiket naik trem/bus sendiri tanpa ada petugas yang menariknya, Membeli Koran dengan membayar dan mengambil sendiri tanpa ditunggui penjualnya, Penggunaan student card utk mendapatkan berbagai fasilitas (gratis transportasi, diskon makan di menza, diskon masuk museum, dll.) dg tanpa meminjamkannya kepada orang lain yg bukan mhs supaya memperoleh fasilitas yg sama, Melaksanakan tes atau ujian di Univ. (kecurangan diberikan sanksi tegas), Pemberian surat keterangan dokter.

Sementara, pada bangsa Indonesia (mayoritas Muslim) belum menjadi sebuah budaya budaya. Kejujuran sebagai nilai penting baru sebatas kognitif/pengetahuan blm terwujud dlm sikap/afektif apalagi budaya keseharian masyarakat. Sesungguhnya agama (Islam) dengan ajaran tentang kejujurannya merupakan modal yg sudah dimiliki bangsa ini untuk membangun budaya jujur.

2.Anti korupsi dan melayani

Beberapa contoh: Budaya anti korupsi di kalangan aparat kepolisian, Budaya anti korupsi di kalangan pegawai kantor pemerintah (mengurus perpanjangan visa utk mhs. asing / gratis.

Untuk kasus ini, Indonesia perlu bekerja keras, karena budaya yang dimiliki justru kebalikannya. Meskipun demikian, kita memiliki agama dg ajarannya ttg keharaman riswah yg dapat dipakai utk membongkar budaya korupsi dan menggantinya dengan membangun budaya anti korupsi.

3.Mandiri dan kerja keras dengan hasil bermutu tinggi

Kemandirian diajarkan sejak dini. Di usia 19 th : menghidupi diri sendiri. Beberapa contoh: Penguasaan teknologi : mesin/mobil-made in Germany, Seni: Bethoven-Gothe-Johan Sebastian Bach. Bahasa, penguasaan B. Arab dengan baik dlm waktu yg cepat, Penulisan Kamus: Arab Jerman Hans-Wehr, Pengalaman kuliah: tdk ada model paket, tdk ada budaya meminjam catatan orang lain, waktu kerja/belajar untuk kerja/belajar, sedangkan waktu istirahat utk istirahat, tdk “kombinatif”.

Bangsa Indonesia sesungguhnya sudah memiliki budaya kerja keras, tetapi belum cukup menghasilkan produk dg mutu yg tinggi. Betapa banyaknya orang yang bekerja siang malam dan bekerja apa saja, tetapi hasilnya begitu-begitu saja. Budaya mandiri jg belum terbentuk. Mungkin karena dominannya rasa kasihan yang diberikan oleh orang tua kepada anak sehingga anak justru menjadi kurang mandiri. Banyak kasus dimana orang tua menanggung kehidupan anak bahkan ketika sang anak sudah menikah/berkeluarga.

4.Berfikir serius /cinta ilmu

Ungkapan sehari-hari dalam B. Jerman:“Ich denke” / I think dan bukan “Ich fuhle”/ I feel menunjukkan budaya berfikir yg kuat. Analogi dikutip dari Monika Wizeman: “Kalau orang Amerika dan Jerman diperintahkan mendiskripsikan harimau maka orang Amerika akan masuk hutan 2 hari dan keluar membawa 2 buku deskripsi harimau, sedangkan orang Jerman akan masuk ke hutan selama 2 bln dengan membawa tumpukan buku yg berisi deskripsi lengkap harimau dari ujung kuku sampai ujung rambut kepala dan ekornya tanpa ada yg tersisa”. Jerman banyak menghasilkan filosof besar dunia : Immanuel Kant, Karl Marx, tokoh-tokoh dalam Madzhab Frakfurt, dll. Untuk menjamin pendidikan semua sekolah gratis dari SD-PT bahkan utk orang asing, dan akses kepada sumber ilmu dipermudah: perpustakaan.

Bangsa Indonesia, Insyaallah sudah mengarah ke sana. Hanya saja, khusus utk urusan berfikir serius kita belum punya banyak tokoh filosof, meskipun sesungguhnya kita punya banyak budayawan. Mungkin ada hubungannya dengan kuatnya kekuatan perasaan daripadakekuatan piker sebagai mana terungkap dalam bahasa sehari-hari: “saya rasa” atau “saya kira”, bukan “saya pikir”.

5.Disiplin

Ungkapan “Du komst zu spaet” merupakan ungkapan yg dilontarkan kepada seseorang yang terlambat misal. menyerahkan /menyelesaikan sesuatu Contoh-contoh dlm keseharian: Bus/kereta api/trem berangkat dan tiba sesuai jadwal. Bahkan sampai jadwal makanpun, mereka disiplin.

Budaya ini belum terbentuk di kalangan bangsa kita. Dalam berbagai aspek kehidupan, kita belum memiliki budaya disiplin. Dalam hal waktu misalnya, istilah “jam karet” merupakan salah satu indikasi ini.

6.Apa adanya

Beberapa contoh: Berbicara straightto the point, Penampilan-pakaian, hp, kendaraan, membawa bekal makanan & minuman sendiri, dsb.)

Budaya kita lebih dominan menampilkan sisi luar / formalitas daripada substansi. Akibatnya, costly tetapi tidak menghasilkan sesuatu yang fundamental.

7.Memberikan kepada orang lain akan haknya

Beberapa contoh: Antri utk memperoleh pelayanan -di bank, took roti, kantor pemerintah, kasir, dll., Memberikan hak pengguna jalan : jl raya, jalan sepeda, trotoar, dll. Informasi tentang hak-hak dan fasilitas calon pengguna moda transportasi (mana tiket yg murah, dengan kereta yg baik, serta dg waktu tiba yg tanpa mengganggu jadwal kegiatan si calon pengguna transportasi KA).

Budaya kita, masih senang menyerobot dan menyembunyikan hak orang lain. Terlalu banyak contoh untuk disebutkan.

8.Taat pada aturan

Beberapa contoh kecil: naik/turun penunpang di halte, lampu lalu lintas yg benar-benar dipatuhi, penggunaan fasilitas di kampus, Cara orang tua mendidik anak utk taat pada aturan di rumah dengan reward and punishment – (pengalaman melihat orang tua bersama anak di super market)

Budaya taat aturan belum sepenuhnya kuat. Kita masih harus bekerja keras untuk membentuk budaya ini secara lebih mantap dan menyeluruh.

9.Percaya pada kemampuan sendiri dan kreatif (semua pekerjaan dipikirkan dan diciptakan alat utk mempermudah mengerjakannya (ingat penemuan mesin cetak: Gutenberg, dll.).

Budaya kita, masih “gumunan” dan “minder” berhadapan dengan bangsa lain.

10.Berjuang sampai titik akhir, tanpa kenal putus asa (bangkit dari kehancuran PD II- semua kota dan bangunan di rekonstruksi dan kembali seperti sediakala, permainan sepak bola – mengejar ketertinggalan bahkan menjelang permainan berakhir)

Kita punya pengalaman besar (merebut kemerdekaan dari penjajah), tapi mental tersebut belum membudaya dalam seluruh lini kehidupan bangsa. Kita memiliki modal berupa ketahanan dalam penderitaan. Tetapi modal tsb. belum dikombinasikan dengan budaya dinamik, tetapi justru Yang menonjol justru budaya statis (bahkan mungkin suka kemapanan dan anti perubahan), kurang berani mencoba dan berinovasi (yang sesungguhnya merupakan kunci kemajuan).

11.Cinta tanah air (Vaterland –Indonesia: Ibu pertiwi, orang Jerman sangat bangga menggunakan bahasa Jerman / tdk banyak Uni menggunakan B. Inggris, bersatunya Jerman: setiap warga Jerman barat berkontribusi utk melunasi hutang negara eks Jerman Timur, bangga dan cinta terhadap produk sendiri).

Kita justru kebalikannya, budaya cinta tanah air melemah. Beberapa contoh: kurang sadar berbahasa Indonesia yang baik. Yang lebih tragis, banyak bahasa daerah yang hamper mati.

Bangsa Indonesia sesungguhnya memiliki modal untuk membangun budaya unggul. Perlu pendidikan dan pelatihan/pembiasaan yg diusahakan secara sadar dan terencana untuk mewujudkan budaya unggul dengan berkaca pada ajaran agama (Islam), modal budaya dan pengalaman historis bangsa Indonesia sendiri yang relevan, serta budaya unggul bangsa lain.

SUMBER: https://www.kompasiana.com/bharata_yudha/budaya-jerman-vs-indonesia-refleksi-perbandingan_552f9c6a6ea8342c7b8b458d

SYSTEM DEVELOPMENT LIVE CYCLE

SDLC (Systems Development Life Cycle ) merupakan siklus hidup pengembangan system. Dalam rekayasa system dan rekayasa perangkat lunak, SDLC berupa suatu proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Dalam rekayasa perangkat lunak, konsep SDLC mendasari berbagai jenis metodologi pengembangan perangkat lunak. Metodologi-metodologi ini membentuk suatu kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi, yaitu proses pengembangan perangkat lunak. Pengembangan SDLC adalah proses yang digunakan oleh analis system untuk mengembangkan sistem informasi, termasuk persyaratan, validasi, pelatihan, dan pengguna (stakeholder) kepemilikan. Setiap SDLC harus menghasilkan sistem berkualitas tinggi yang memenuhi atau melampaui harapan pelanggan, mencapai penyelesaian dalam waktu dan perkiraan biaya, bekerja secara efektif dan efisien di saat ini dan direncanakanTeknologi Informasi infrastruktur, dan murah untuk mempertahankan dan biaya efektif.

System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah. Ada beberapa model SDLC. Model yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize. Dengan siklus SDLC, proses membangun sistem dibagi menjadi beberapa fase atau langkah dan pada sistem yang besar, masing-masing langkah dikerjakan oleh tim yang berbeda. Dalam sebuah siklus SDLC, terdapat enam fase atau langkah. Jumlah fase SDLC pada referensi lain mungkin berbeda, namun secara umum adalah sama. Fase-fase tersebut adalah:
  1. System/Information Engineering and Modeling
Pengembangan sistem informasi dimulai dengan mengadakan penelitian terhadap elemen-elemen kebutuhan sistem bersangkutan dan mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan tersebut dan menjabarkannya kedalam panduan bagi pengembangan sistem ditahap berikutnya. Aspek-aspek yang berkaitan berupa elemen-elemen yang berkaitan dengan sistem baik itu sumber daya manusia, peraturan perundang-undangan, perangkat keras (hardware), prosedur kerja organisasi maupun beragam aspek lainnya, baik yang terkait secara langsung maupun tidak dengan sistem komputerisasi yang akan dibangun. Fase ini merupakan fase yang sangat penting (essential) untuk mendapatkan gambaran utuh sistem guna pengembangan sistem bersangkutan kedalam bentuk penerapan sistem yang berbasis komputerisasi.
  1. Software Requirements Analysis
Tahapan ini juga dikenal sebagai proses feasibility study. Dalam tahapan ini, tim pengembang sistem melakukan investigasi kebutuhan-kebutuhan sistem guna menentukan solusi piranti lunak (software) yang akan digunakan sebagai tulang punggung proses automatisasi /komputerisasi bagi sistem. Hasil investigasi berupa rekomendasi kepada pengembang sistem dalam hal spesifikasi teknis proses pengembangan sistem untuk tahap berikutnya yang berisikan hal-hal berkaitan dengan kebutuhan personal (personnel assignments), biaya (costs), jadwal pelaksanaan (project schedule), and batasan waktu penyelesaian pekerjaan (target dates). Disamping itu juga direkomendasikan beragam aspek teknis pengembangan software baik berupa fungsi-fungsi yang dibutuhkan (required function), karakteristik sistem (behavior), performansi sistem (performance) and antar muka aplikasi (interfacing).
  1. Systems Analysis and Design
Pada tahapan ini, tim pengembangan sistem mendefinisikan proses-proses dan kebutuhan-kebutuhan sistem yang berkaitan dengan pengembangan aplikasi (software development process). Dalam fase ini ditentukan pemilihan teknologi yang akan diterapkan baik berupa client/server technology, rancangan database, maupun beragam aspek lainnya yang berkaitan dengan kegiatan analisis dan perancangan ini.
  1. Code Generation
Pada tahapan ini hasil dari fase-fase sebelumnya dituangkan kedalam penulisan kode-kode dengan menggunakan bahasa pemrograman komputer yang telah ditentukan dalam tahap sebelumnya. Untuk melakukan pemrograman ini dibutuhkan perangkat-perangkat pemrograman seperti Code Editor, Compiler, Interpreter dan aneka perangkat lunak berkaitan lainnya sesuai dengan kebutuhan pemrograman bersangkutan.
  1. Testing
Setelah proses penulisan kode pemrograman langkah berikutnya berupa proses pengujian terhadap hasil pemrograman tersebut . Pengujian mencakup beragam aspek yang berkaitan dengan System & Performance dari fase Code Generation. Pengujian-pengujian tersebut berupa Pengujian Database, Pengujian Validitas Data, Pengujian Logic Aplikasi, Pengujian Antar Muka Aplikasi (General User Interface/GUI), Pengujian User Administration. Hasil pengujian ini merupakan Umpan balik perbaikan System & Performance yang akan digunakan dalam proses perbaikan sistem hingga mencapai hasil yang diharapkan dan telah ditentukan sebelumnya.
  1. Maintenance
Fase ini merupakan fase perawatan terhadap sistem yang telah dikembangkan dan diimplementasikan. Cakupan fase ini berupa proses perawatan terhadap sistem yang berkaitan dengan perawatan berkala dari sistem maupun proses terhadap perbaikan sistem manakala sistem menghadapi kendala dalam operasionalnya akibat masalah teknis dan non teknis yang tidak terindikasi dalam proses pengembangan sistem. Proses Maintenance ini juga meliputi upaya-upaya pengembangan terhadap sistem yang telah dikembangkan sebelumnya dalam menghadapi mengantisipasi perkembangan maupun perubahan sistem bersangkutan.

Siklus SDLC dijalankan secara berurutan, mulai dari langkah pertama hingga langkah keenam. Setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang, kadang-kadang bersama expert user, terutama dalam langkah spesifikasi kebutuhan dan perancangan sistem untuk memastikan bahwa langkah telah dikerjakan dengan benar dan sesuai harapan. Jika tidak maka langkah tersebut perlu diulangi lagi atau kembali ke langkah sebelumnya.

Kaji ulang yang dimaksud adalah pengujian yang sifatnya quality control, sedangkan pengujian di langkah kelima bersifat quality assurance. Quality control dilakukan oleh personal internal tim untuk membangun kualitas, sedangkan quality assurance dilakukan oleh orang di luar tim untuk menguji kualitas sistem. Semua langkah dalam siklus harus terdokumentasi. Dokumentasi yang baik akan mempermudah pemeliharaan dan peningkatan fungsi sistem.

Dalam SDLC, dijabarkan menjadi 7 langkah (aktifitas utama):
Planning, Analysis, Design, Development, Testing, Implementation dan Maintenance. Karena langkah-langkah ini bersifat urut (skuensial) dengan maksud, langkah ke 4 hanya bisa dilakukan jika langkah ke 3 sudah dilakukan, maka gambar urutan mirip seperti ‘Air Terjun’, sehingga beberapa buku menyebutnya juga sebagai ‘Waterfall Methodology‘.

Secara literatur, banyak sekali aktifitas yang terjadi pada setiap langkah pada SDLC. Contohnya saja: menentukan budget, mengumpulkan kebutuhan bisnis, disain model, menulis detil dan dokumentasi, manajemen proyek, dan sebagainya. Semua aktifitas yang muncul sudah tentu bergantung pada kasus pengembangan yang akan dilakukan.

SUMBER: https://dhozkiii24.wordpress.com/2015/04/09/pengertian-sdlc-systems-development-life-cycle/

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Banyak dikalangan masyarakat yang belum mengetahui definisi dan perbedaan tentang Sistem informasi dengan Teknologi Informasi. Sistem informasi menurut Gordon B. Davis  ialah suatu sistem yang menerima input data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.

Sedangkan teknologi informasi menurut Kenneth C.Loudon, teknologi informasi adalah salah satu alat yang digunakan oleh para manajer untuk mengatasi perubahan (perubahan informasi yang telah diolah dan dibuat sebelumnya dalam penyimpanan komputer) yang terjadi. Jadi teknologi memanfatkan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.

a. Sejarah Teknologi Informasi
Manusia telah hidup semenjak 209 ribu tahun yang lalu, semenjak dari itu manusia terus berkembang dan mulai berkomunikasi terhadap sesama manusia. Komunikasi menjadi satu alat yang sangat penting bagi perdaban manusia, dan untuk berkomunikasi manusia atau mahluk lainnya pun butuh sesuatu yang sama-sama dimiliki yaitu bahasa. Bahasa yang sama dan dimengerti oleh satu sama lain, tidak pernah berubah tetapi terus berkembang sejalan dengan intelektualitas manusia yang semakin meningkat. Bahasa dapat berupa angka, alfabet, simbol. maupun isyarat. Sudah banyak bukti tentang bahasa(cara berkomunikasi) yang ditunjukkan pada peninggalan sejarah. Walaupun mungkin manusia memiliki bahasa yang berbeda disetiap lingkungan, tetapi bahasa tetap mempunyai satu fungsi yang sama yaitu menyatukan dan memajukan masyarakatnya. Bahasa terus berevolusi dari bahasa yang digunakan untuk konteks lingkungan yang kecil seperti desa sampai menjadi bahasa nasional yang menjadi bahasa utama atau wajib setiap negara.

Dengan masyarakat yang semakin menyadari pentingnya komunikasi, banyak para inventor yang membuat alat komunikasi seperti pada tahun 1876 Melvyl Dewey mengembangkan sitem penulisan Desimal.

Lalu pada tahun 1877  Alexander Graham Bell mengembangkan telepon yang dipergunakan secara umum. Dari eksistensi telepon yang pada zaman dahulu hanya tersedia di institusi pemerintahan atau perkantoran, sampai mulai digunakan untuk setiap rumah, hingga sekarang ini digunakan oleh setiap orang. Dari yang cara penggunaanya menghubungi operator kepada siapa kita akan melakukan panggilan, sampai mulai menggunakan nomer telepon masing-masing. Dari yang cara penggunaanya diputar, lalu ditekan, sampai disentuh.
short_history_of_the_telephone__english_version__by_birjovanualexandru92-d6aa08h

Pada tahun  itu juga fotografi dengan kecepatan tinggi ditemukan olehEdweard Maybridge. Pada tahun 1899 telah dipergunakan sistem penyimpanan dalam tape (pita) magnetis untuk yang pertama. Dan memberikan inspirasi pada  Zvorkyn untuk menciptakan tabung TV (Televisi) yang pertama pada tahun 1923.

d717e936ba590d803564871c5b1de3ef

Dan internet pertamakali diciptakan oleh ARPANET tahun 1969
g-internet-timeline_web.jpg
Pada 1972 Ray Tomlinson  menciptakan aplikasi surat elektrolik yang pertama, lalu pada 1982 kata “email” pertamakali digunakan.  Email digunakan untuk mengirimkan pesan lewat internet
history-email-1history-email-2

Pertukaran informasi dan keterikatan manusia dengan manusia yang memicu pembuatan komputer. Komputer dibuat untuk membuat kalkulasi matematikan yang kompleks semjadi mudah dan memudahkan pekerjaan manusia. Charles Babbage adalah Bapak Komputer, Babbage adalah orang pertama yang membuat komputer, sedangkan  Alan Turing adalah Bapak Komputer Modern, Turing membuat komputer modern pertama kalinya untuk membantu Inggris memenangan perang melawan Jerman.

dengan berkembangnya zaman, teknologi informasi yang merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). terus menawarkan berbagai konten yang berupa elektronik yang dapat dipergunakan di perangkat smartphone dan komputer seperti e-government, e- commerce, e-education, e-medicine, e-laboratory, dll.

b .  Perkembangan Komputer
Komputer yang pada zaman sekarang ini telah menjadi barang yang wajib dimiliki dengan memiliki berbagai fungsi dari a sampai z. Komputer juga telah memiliki perang yang sagat penting bagi perkembangan global. Peribahasa mengatakan Tak Kenal Maka Tak Sayang, maka dari tidaklah salah jika kita lebih mengenal sejarah dan perkembangan tentang komputer.

Komputer Generasi Pertama (1946-1959)

Komputer generasi pertama adalah Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC) yang merupakan komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan umum. Program ENIAC dirancang pada tahun 1942, dan mulai dibuat pada tahun 1943 oleh Dr. John W. Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946. ENIAC berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500m2. ENIAC menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000 kapasitor, dan 70.000 resistor. Ketika dioperasikan, ENIAC membutuhkan daya listrik sebesar 140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton, dan menempati ruangan 167 m2. Yang pertama kali dikembangkan adalah komputer untuk desain pesawat dan peluru kendali. Ilmuwan yang menggagas konsep pengembangan tersebut adalah Konrad Zuse, seorang Insinyur asal Jerman.
Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Comnputer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program atau pun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur Von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (Central processor unit/ CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Ciri utama dari komputer generasi pertama adalah CPU.

Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang di buat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann. UNIVAC dimiliki oleh Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric.
Komputer Generasi I memiliki ciri khas, yakni instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk satu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner masing – masing yang berbeda yang disebut “Bahasa Mesin”(Machine Language).
Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.
Karakteristik komputer Generasi I :
a. Sirkuitnya Menggunakan Tabung Hampa.
b.  Komputer mempunyai silinder magnetik untuk menyimpan data.
c. Programnya hanya bisa dibuat menggunakan bahasa mesin.
d. Instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk tugas tertentu.
e. Menggunakan Konsep Stored Program dengan memori utamanya adalah Magnetic Core Storage.
f. Menggunakan Simpanan Luar Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
g. Ukuran fisik komputer besar, memerlukan ruang yang luas.
h. Suhunya cepat panas, sehingga diperlukan pendingin.
i.  Prosesnya kurang cepat.
j. Daya simpannya kecil.
k. Membutuhkan daya listrik yang besar.

Komputer Generasi Kedua (1959 – 1964)

Karena generasi 1 berukuran sangat besar maka para ilmuwan mulai mengembangkan teknologi resistor. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi resistor ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.

Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan. Program yang tersimpan di dalam komputer dan , bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer.
Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji.

Jenis-jenis komputer lain yang muncul pada generasi ini diantaranya UNIVAC III, UNIVAC SS80, SS90, dan 1107, IBM 7070, 7080, 1400, dan 1600.
Karakteristik Komputer Grenerasi II:
a. Memiliki transistor dibanding dengan tabung.
b. Memiliki sistem penyimpanannya sendiri. Yaitu, Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage dan menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
c. Tidak lagi menggunakan bahasa assembly
d. Transistor yang banyak menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer yaitu quartz rock (batu kuarsa).

Komputer Generasi Ketiga (1964 – 1970)

Karena Komputer Generasi II menggunakan transistor yang membuat komputer menjadai cepat panas, maka pada generasi ketiga ini para pengembang mulai meninggalkan resistor. Komputer generasi ketiga muncul sejak era 1964-1970an.
Jack Billy pada 1958, menciptakan komponen yang lebih canggih dibandingkan transistor yang membuat komputer cepat panas tadi. Yakni IC atau Integrated Circuit chip kecil yang mampu menampung banyak komponen menjadi satu.

Karakteristik komputer generasi ketiga adalah:
a. Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
b. Peningkatan dari sisi software.
c. Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu).
d. Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
e. Penggunaan listrik lebih hemat.
f. Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
g. Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara
h. Harganya semakin murah.
i.  Kemampuan melakukan komunikasi dengan komputer lain.
Produk Komputer Generasi III adalah IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, Burroughts 5700, 6700, 7700, NCR Century, GE 600, CDC 3000, 6000, dan 7000, PDP-8, dan PDP-11 (pabrik pembuatnya adalah Digital Equipment Corporation)


Komputer Generasi Keempat (1979 – 2000an)

Pada generasi ini, komputer yang menggunakan chip IC kemudian dikembangkan lagi. Perusahaan Very Large Scale Integration mencoba melakukan pengembangan tersebut pada 1980-an. Walhasil, satu chip tunggal dapat menampung ribuan komponen.
Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, penggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration. LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC.
Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic core storage. Perusahaan Intel pada tahun 1971 memperkenalkan mikrokomputer 4 bit yang menggunakan chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi 230 transistor dan berjalan pada 108 KHz (Kilo-Hertz) dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi per detik.
Dilanjutkan pada tahun 1972, Intel memperkenalkan mikrokomputer 8008 yang memproses 8 bit informasi pada satu waktu. Selanjutnya mikroprosesor 8080 dibuat pada tahun 1974, dan merupakan prosesor untuk tujuan umum pertama.
Sebelumnya prosesor 4004 dan 8008 dirancang untuk kebutuhan aplikasi tertentu, dan prosesor 8080 memiliki kemampuan lebih cepat dan memilki set instruksi yang lebih kaya, serta memiliki kemampuan pengalamatan yang lebih besar.
Karakteristik Komputer Generasi IV:
a. Tampilan monitor masih satu warna (green color).
b. Adanya mikrocomputer.
c. Tidak satupun yang PC-Compatible atau Macintosh-Compatible.
d. Muncul istilah PC (personal Computer).
e. komputer sudah memiliki Large Scale Integration (LSI)
.Produk Komputer Generasi IV adalah IBM 370, Apple I dan Apple II, PDP-11, VisiCalc, dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080, dengan sistem operasi CP/M (Control Program for Microprocessor), dengan bahasa pemrograman Microsoft Basic (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code).

Komputer Generasi Kelima (Sekarang)

Komputer Generasi Kelima
Pada perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi bahwa sejak IBM-PC diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir standar hardware dan software dunia. Dan dilanjutkan dengan munculnya Smartphone.

Sejarah perkembangan komputer generasi kelima adalah komputer yang kita gunakan sekarang ini. Pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor.

Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor di antaranya adalah Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di pasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium.

Pentium-4 merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya. Di samping itu, kemampuan dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz.
Tahun 2001 Intel mengumumkan prosesor Itanium yang merupakan prosesor dengan basis arsitektur 64 bit (IA-64) pertama.

Itanium merupakan prosesor pertama milik Intel dengan instruksi-instruksi 64 bit dan akan menelurkan satu generasi baru dari sistem operasi dan aplikasi, sementara masih mempertahankan backward compatibility dengan software 32 bit.

Perlu diketahui bahwa sejak dikeluarkannya prosesor 386, komputer beroperasi pada 32 bit per satuan waktu dalam mengeksekusi informasi hingga Pentium 4. Hingga sekarang komputer yang digunakan kebanyakan masih yang berbasis 32 bit.

Meskipun komputer pada generasi ini ukuran fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih.
Karakteristik Komputer Generasi  V:
a. Resolusi gambar yang bagus
b. Komputer 32 bit dan 64 bit.
c. Teknologi AI (Artificial Inteligence)
d. Munculnya Smarphone.
e. Berbasic GUI (Graphical User Interface)

Pada generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik.

Contoh-contoh komputer yang lahir pada generasi kelima berbasis x86, seperti chip 286 yang diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor, kemudian chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor.

Selanjutnya pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakkan 90 MIPS (Million Instruction Per Second). Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4.

C.  Perangkat Komputer
1. Monitor
Monitor ini mmpunyai fungsi sbagai alat output yaitu tempat untuk mengeluarkan hasil proses yang dilakukan oleh komputer berupa informasi yang dibutuhkan oleh pemakai komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
2. CPU (Central Processing Unit)
CPU berfungsi sebagai pengendali proses kinerja computer dengan kata lain yaitu sbagai tempat mengatur semua instruksi program pada komputer & sbagai pengelola semua aktivitas kinerja di dalam komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
3. Printer
Printer berfungsi untuk untuk mencetak data seperti tulisan, gambar/foto pada kertas.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
4. Scanner
Scanner ini seperti mesin fotocopy & berfungsi untuk mengkopy data objek & dipindahkan kedalam memory komputer & hasilnya dapat dilihat pada monitor komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
5. Mouse
Mouse berfungsi untuk menunjuk posisi kursor / pointer pada layar komputer secara cepat.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
6. Keyboard
Keyboard berfungsi untuk mengetik / memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta melakukan perintah-perintah untuk menyimpan file & membuka file.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
7. Speaker
Speaker berfungsi untuk merubah gelombang listrik dari perangkat audio menjadi gelombang suara atau getaran.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
8. Modem
Modem berfungsi alat komunikasi dua arah & saat ini lebih digunakan untuk menghubungkan komputer ke jaringan internet.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
9. Stabilizer
Fungsi stabilizer untuk menstabilisikan tegangan listrik apabila voltase listrik turun.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
10. Harddisk
Fungsi harddisk untuk menyimpan data komputer & penyimpanan Operation System (OS) serta sbagai alat booting komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
11. RAM / Modul Memori
Fungsi RAM / Memori adalah sebgai perangkat yang menyimpan proses kinerja komputer untuk sementara sehingga membuat akses data yang sama lebih cepat.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
12. Power Supply
Power Supply berfungsi sbagai penghantar arus listrik, kontrol voltase pada perangkat keras komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
13. Kabel Data
Kabel data berfungsi untuk mengirim data atau menerima data komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
14. Kabel VGA
Fungsi kabel VGA untuk menampilkan  out put / hasil pengolahan data komputer & selanjutnya bisa bisa dilihat di layar monitor.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
15. Fan / Kipas
Fungsi fan adalah sbagai pendingin perangkat komputer, seperti processor, harddisk
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
16. LAN Card
Fungsi LAN Card untuk menghubungkan antara komputer satu dengan yang lainnya dalam jaringan LAN
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
17. Motherboard
Fungsi Motherboard / Mobo sbagai wadah / papan sirkuit utama tempat macam-macam komponen elektronik yang saling terhubung yang memiliki chip bios, jalur-jalur & juga konektor sbagai penghubung dari masing-masing perangkat yang terpasang.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
18. Processor
Fungsi processor untuk merespon & mengolah segala intruksi yang menghidupkan komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
19. Headsets
Fungsi headsets untuk mendengarkan suara & berbicara dengan perangkat komunikasi atau komputer.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
20. Microphone
Fungsi microphone adalah menangkap gelombang suara & mengubahnya menjadi arus listrik.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
21. CD-Room
Fungsi Cd-Room sbagai tempat untuk proses burning, copy CD & install software menggunakan CD/DVD.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
22. CD / DVD
Fungsi CD/DVD untuk menyimpan data
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
23. Flashdisk
Fungsi Flashdisk untuk menyimpan data-data
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
24. Webcam
Fungsi Webcam sbagai alat bantu pada komputer misalnya untuk melihat gambar orang yang diajak chatting.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
25. Joystick
Fungsi joystick sbagai alat bantu untuk memainkan permainan / game.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
26. Video Adaptor atau GPU
Fungsi Video Adaptor sbagai penghubung peralatan proses data dengan peralatan output berupa layar monitor & juga dapat memaksimalkan fungsi layar sehingga dapat menampilkan grafis dalam resolusi & kualitas warna yang terbaik & juga dapat mempercepat kinerja software Operation System.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
27. Sound Card
Fungsi Sound Card sbagai penghubung output audio ke speaker, penghubung input suara ke komputer melalui mikrofon.
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
28. UPS
Fungsi UPS untuk menyimpan/menyediakan arus listrik tambahan
Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap

SUMBER: https://syifamss.wordpress.com/2016/10/04/sejarah-perkembangan-sistem-dan-teknologi-informasi/